Pesulap Merah akhirnya angkat bicara membela istri keduanya, Ratu Rizky Nabila, dari tudingan sebagai perebut laki orang. Marcel Radhival, nama asli sang pesulap, mengunggah pernyataan panjang di akun Instagram pribadinya pada Kamis, 12 Februari 2026. Ia meluapkan kemarahan besar terhadap warganet dan sejumlah media yang menyudutkan Ratu dengan sebutan pelakor hingga pembunuh.
Kontroversi ini bermula setelah Marcel mengungkap kehidupan poligaminya secara terbuka. Pengakuan tersebut muncul tak lama setelah istri pertamanya, Tika Mega Lestari, meninggal dunia pada 27 Januari 2026. Sejak saat itu, netizen ramai-ramai menyerang Ratu Rizky Nabila dan menuduhnya sebagai penyebab penderitaan mendiang istri pertama.
Klarifikasi Tegas Marcel Radhival
Marcel Radhival menegaskan bahwa istri keduanya sama sekali bukan pelakor. Ia menulis pernyataan resmi melalui akun Instagram @marcelradhival1 dengan nada penuh emosi. Dalam unggahan tersebut, Marcel menyebut tuduhan terhadap Ratu sudah melampaui batas dan mengarah pada fitnah.
Selain itu, Marcel juga membantah keras anggapan bahwa Ratu menyebabkan kematian istri pertamanya. Ia menekankan bahwa Ratu justru selalu mengingatkannya untuk merawat almarhumah Tika selama menjalani pengobatan. Bahkan menurut Marcel, Ratu kerap mendorongnya untuk bolak-balik ke rumah sakit demi mendampingi istri pertama.
Lebih mengejutkan lagi, Marcel mengungkapkan bahwa Ratu pernah menawarkan kulitnya untuk membantu operasi ketiga Tika. Namun rencana itu tidak terealisasi karena ia mengaku tidak mendapatkan kabar dari pihak keluarga almarhumah mengenai tindakan medis tersebut.
Prinsip Kuat Ratu Rizky Nabila
Pesulap Merah turut membongkar satu fakta yang menurutnya membuktikan kebaikan Ratu. Ia menyebut sang istri kedua memiliki prinsip yang sangat tegas soal kelangsungan rumah tangga mereka bertiga. Apabila Marcel dan Tika bercerai, maka Ratu juga bersedia mengakhiri pernikahannya.
Pernyataan ini menunjukkan bahwa Ratu tidak pernah berniat menggantikan posisi istri pertama. Sebaliknya, ia justru ingin menjaga keutuhan rumah tangga Marcel dengan Tika. Meskipun demikian, banyak warganet yang tetap meragukan klaim ini dan terus melancarkan serangan di media sosial.
Marcel juga menegaskan bahwa sejak awal pernikahan, Ratu menunjukkan sikap penuh empati terhadap Tika. Ia menggambarkan Ratu sebagai sosok wanita baik yang tidak memiliki niat jahat sedikitpun. Di akhir klarifikasinya, Marcel bahkan bersumpah demi Tuhan bahwa seluruh ucapannya merupakan fakta yang sebenar-benarnya.
Respons Santai Ratu Rizky Nabila
Ratu Rizky Nabila sendiri menanggapi tudingan pelakor dengan cukup tenang. Seorang netizen bertanya langsung melalui kolom Instagram miliknya pada Sabtu, 14 Februari 2026. Pertanyaan tersebut menyinggung apakah ia benar seorang pelakor yang membuat istri pertama Pesulap Merah depresi hingga meninggal.
Alih-alih marah, Ratu justru menjawab dengan singkat dan lugas. Ia membalikkan pertanyaan kepada si penanya tentang apa yang sebenarnya diharapkan dari asumsi tersebut. Jawaban ini menunjukkan bahwa Ratu memilih untuk tidak terpancing emosi meskipun tuduhan yang dilayangkan sangat berat.
Sebelumnya, Ratu juga pernah membantah tudingan bahwa ia “menari-nari” saat Tika meninggal dunia. Ia menceritakan bahwa pada malam sebelum mendapatkan kabar duka, ia justru sedang melaksanakan salat malam. Kemudian pada waktu subuh, ia menerima kabar bahwa almarhumah telah berpulang.
Kronologi Poligami yang Memicu Amarah Publik
Poligami Pesulap Merah dengan Ratu Rizky Nabila sebenarnya sudah berlangsung sejak tahun 2022. Marcel mengaku menikahi Ratu secara siri saat masih berstatus suami Tika Mega Lestari. Namun ia baru mengungkapkan fakta ini ke publik pada awal Februari 2026, hanya seminggu setelah kepergian sang istri pertama.
Pengakuan tersebut muncul melalui siaran langsung di akun TikTok pribadinya pada Kamis, 5 Februari 2026. Dalam tayangan itu, Marcel tampil bersama Ratu dan secara terbuka menyatakan hubungan mereka. Kemunculan Ratu yang tiba-tiba langsung memicu gelombang kemarahan dari warganet.
Banyak pihak mempertanyakan waktu pengungkapan yang dinilai terlalu cepat setelah kematian Tika. Selain itu, fakta bahwa Ratu saat ini sedang mengandung buah cinta mereka semakin menambah panas perdebatan. Marcel menyebut keputusan poligaminya sebagai bagian dari “misi penyelamatan” dan keinginan untuk hidup bertiga.
Bantahan Keras dari Keluarga Mendiang Tika
Ibu kandung Tika Mega Lestari, Endang Tri Wahyuningsih, memberikan reaksi sangat keras terhadap klaim Marcel. Ia membantah tegas bahwa putrinya pernah merestui poligami tersebut. Menurut Endang, Tika baru mengetahui pernikahan kedua suaminya pada Agustus 2025 setelah tidak sengaja melihat isi ponsel Marcel.
Endang juga membongkar bahwa putrinya mengalami tekanan batin luar biasa setelah mengetahui fakta tersebut. Tiga hari sebelum meninggal, Tika meminta ibunya untuk memeluknya sambil mencurahkan isi hati. Saat itu, Tika mengungkapkan keinginannya untuk bercerai dari Marcel setelah sembuh dari penyakit.
Selain itu, Endang juga menyinggung klaim Marcel tentang kehidupan rumah tangga yang harmonis. Ia mengungkapkan bahwa putrinya justru dipaksa untuk tampil akur bersama istri kedua dalam siaran langsung bertiga. Menurut sang ibu, keharmonisan yang selama ini ditampilkan di depan kamera hanyalah sandiwara belaka.
Tuduhan Penelantaran Istri Pertama
Keluarga Tika juga melontarkan tudingan bahwa Marcel menelantarkan putrinya selama sakit. Endang menyebut Marcel tidak pernah menemani Tika di rumah sakit secara konsisten. Sekalipun datang, ia hanya sekadar meminta kunci rumah dan langsung pergi.
Lebih mengejutkan lagi, Endang mengungkapkan bahwa biaya pengobatan Tika selama ini ditanggung melalui BPJS Kesehatan dari tempat kerja putrinya. Ia membantah klaim Marcel yang mengaku membiayai seluruh kebutuhan medis almarhumah. Bahkan menurut Endang, Marcel pernah marah-marah saat diminta membayar biaya biopsi dan meminta uangnya dikembalikan.
Marcel sendiri membantah tuduhan penelantaran tersebut. Ia menegaskan bahwa semua kebutuhan istri pertamanya terpenuhi, mulai dari tempat tinggal, makan, minum, hingga pakaian. Namun bantahan ini tidak mampu meredam kemarahan keluarga Tika yang merasa kehilangan putrinya dalam kondisi menyedihkan.
Penyakit Tika Bukan karena Stres
Pesulap Merah secara khusus meluruskan anggapan bahwa kematian Tika disebabkan oleh tekanan mental akibat poligami. Ia menjelaskan bahwa penyakit Anemia Aplastik yang menggerogoti tubuh Tika sama sekali tidak berkaitan dengan stres. Secara medis, penyakit ini memiliki harapan hidup terbatas, yakni sekitar satu hingga dua tahun.
Anemia Aplastik merupakan kelainan darah langka yang menyebabkan sumsum tulang gagal memproduksi sel darah baru secara cukup. Tika pertama kali menerima diagnosis ini pada tahun 2022. Selain itu, ia juga mengidap kanker mulut yang awalnya dikira sekadar sariawan biasa.
Kondisi Tika sempat memburuk setelah ia menghentikan konsumsi obat pengontrol hormon secara mandiri. Saat merasa tubuhnya membaik, Tika memutuskan berhenti minum obat tanpa konsultasi dokter. Keputusan ini membuat kondisinya menurun drastis pada tahun 2024. Pada akhirnya, Tika mengembuskan napas terakhir pada 27 Januari 2026 pukul 04.46 WIB di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung.
Profil Ratu Rizky Nabila yang Penuh Kontroversi
Ratu Rizky Nabila bukanlah sosok baru di dunia hiburan tanah air. Sebelum menikah dengan Pesulap Merah, ia sudah dua kali menjalani pernikahan yang berakhir dengan perceraian. Pernikahan pertamanya berlangsung pada Maret 2020 dengan pesepakbola Alfath Fathier, mantan pemain Persija Jakarta dan Timnas Indonesia.
Uniknya, pernikahan tersebut terjadi hanya tiga hari setelah keduanya saling mengenal. Dari pernikahan itu, Ratu dikaruniai seorang putra bernama Jewanio Rizky Abbas. Namun rumah tangga mereka hanya bertahan sekitar satu tahun dan resmi berakhir pada Mei 2021 dengan isu kekerasan dalam rumah tangga.
Kemudian pada tahun 2022, Ratu menikah lagi dengan pria berkewarganegaraan Libya bernama Ibrahim Alhami. Pernikahan keduanya ini juga tidak bertahan lama. Di tahun yang sama, Ratu kemudian menikah siri dengan Marcel Radhival alias Pesulap Merah. Perjalanan pernikahan Ratu yang terbilang dinamis ini turut menjadi bahan sorotan warganet.
Pernyataan Marcel Soal Alasan Poligami
Marcel mengaku memutuskan berpoligami karena istri pertamanya tidak bisa memenuhi tanggung jawab sebagai istri. Oleh sebab itu, pada tahun 2022 ia menikahi Ratu Rizky Nabila secara siri. Awalnya, Marcel mengklaim bahwa pernikahan tersebut mendapatkan restu dari Tika.
Namun dalam klarifikasi terbarunya, Marcel mengubah pernyataannya. Ia mengakui bahwa ia memang tidak meminta izin kepada Tika sebelum menikah lagi. Perubahan narasi ini semakin memperkuat kecurigaan publik bahwa poligami tersebut memang dilakukan secara diam-diam tanpa sepengetahuan istri pertama.
Marcel juga mengungkapkan bahwa awal-awal Tika memang tidak menerima kehadiran Ratu. Meski begitu, ia menyebut hubungan keduanya perlahan membaik seiring waktu. Menurut Marcel, Tika dan Ratu bahkan mulai berkomunikasi lewat pesan singkat dan berbincang secara langsung.
Netizen Terus Melancarkan Serangan
Warganet tidak berhenti menyerang Ratu Rizky Nabila meskipun Pesulap Merah sudah memberikan klarifikasi. Komentar pedas terus membanjiri kolom komentar akun TikTok dan Instagram milik Ratu. Banyak yang menyebutnya sebagai pihak ketiga yang menghancurkan rumah tangga orang lain.
Sebagian netizen bahkan menuding Ratu sebagai penyebab depresi yang memperburuk kondisi kesehatan Tika. Tuduhan ini membuat perdebatan semakin panas di berbagai platform media sosial. Meskipun demikian, ada juga sebagian kecil warganet yang meminta publik untuk tidak menghakimi tanpa mengetahui fakta sebenarnya.
Ratu sendiri memilih untuk tidak terlalu banyak menanggapi serangan tersebut. Melalui tulisan di Instagram Story-nya, ia hanya berharap perdebatan tentang poligami suaminya segera berhenti. Ia juga menggambarkan Marcel sebagai sosok suami yang sangat lembut hati di balik kostum dan gemerlap kamera.
Dampak Kontroversi bagi Karier Pesulap Merah
Kontroversi poligami ini tentu membawa dampak besar bagi citra Pesulap Merah di mata publik. Marcel yang selama ini dikenal sebagai kreator konten dengan image berani dan kontroversial kini mendapatkan sorotan dari sisi yang berbeda. Kehidupan pribadinya yang selama ini sangat tertutup kini terbongkar lebar.
Selain itu, perbedaan narasi antara Marcel dan keluarga mendiang Tika membuat publik semakin bingung. Di satu sisi, Marcel menggambarkan kehidupan poligami yang harmonis. Namun di sisi lain, ibunda Tika justru membongkar fakta-fakta yang bertolak belakang.
Pada akhirnya, kasus ini menjadi pelajaran penting tentang dampak poligami yang dilakukan secara diam-diam. Terlepas dari siapa yang benar dan salah, fakta bahwa seorang wanita muda kehilangan nyawanya di tengah pusaran masalah rumah tangga tetap menjadi realita yang menyedihkan. Publik kini menunggu apakah Marcel akan memberikan klarifikasi lebih lanjut atau memilih untuk menutup polemik ini sepenuhnya.
